Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Mar 17, 2013 in Jelajah Buku, Tigaraksa | 0 comments

Apa itu di belakang tenggorokan kita ?

Apa itu di belakang tenggorokan kita ?

Lihatlah ke cermin dan buka mulut lebar-lebar. Kamu akan melihat tonjolan kecil menggantung di belakang tenggorok. Itu adalah anak tekak, atau uvula, yang membantu kita menelan makanan. Cara bernapaas dan menelan Anak tekak yang merupakan bagian dari langit-langit, dan epiglotis, keduanya membantu kita bernapas dan menelan. Waktu kita bernapas, dua organ itu membuka jalan menuju batang tenggorok. Waktu kita menelan, anak tekak menutup saluran dari hidung dan epiglotis menutup batang tenggorok yang berhubungan dengan paru-paru. Pengaturan ini mencegah agar kita tidak tersedak karena makanan masuk saluran yang keliru. Sumber : Buku “Widya Wiyata Pertama (WWP)” jilid “Tubuh Kita”, Penerbit : PT Tigaraksa...

Read More

Posted by on Mar 16, 2013 in Jelajah Buku, Tigaraksa | 0 comments

Dari Mana Asal Suara Kita ?

Dari Mana Asal Suara Kita ?

Suara kita berasal dari laring atau kotak suara yang terletak di dalam tenggorokan. Udara dari paru-peru diembuskan di antara dua pita suara pada laring. Pita suara ini bergetar sehingga menghasilkan bunyi. Kita dapat mengencangkan atau mengendurkan pita suara dan menggunakan mulut untuk mengubah-ubah bunyi suara kita menjadi kata-kata.   Sumber : buku “Widya Wiyata Pertama (WWP)” . Penerbit : PT Tigaraksa...

Read More

Posted by on Mar 15, 2013 in Jelajah Buku, Tigaraksa | 0 comments

Mengapa Gigi Susu Kita Tanggal ?

Mengapa Gigi Susu Kita Tanggal ?

Gigi susu kita akan tanggal kalau kita berumur sekitar enam tahun. Gigi susu digantikan oleh gigi tetap yang harus kita rawat seumur hidup kita. Binatang pun berganti gigi Beberapa binatang, misalnya kuda dan singa juga mendapatkan gigi baru sekali seumur hidup. Seperti pada manusia, gigi tetapnya mendesak gigi susu. Reptilia, seperti ular dan buaya, selama hidupnya mungkin mendapatkan beberapa perangkat gigi.   Sumber : buku “Widya Wiyata Pertama (WWP)”, Penerbit : PT Tigaraksa...

Read More

Posted by on Mar 14, 2013 in Jelajah Buku, Tigaraksa | 0 comments

Mengapa Hidung Kita Beringus ?

Mengapa Hidung Kita Beringus ?

Di dalam hidung kita terdapat selaput lendir. Bila kita pilek, selaput lendir itu mengeluarkan lendir lebih banyak untuk membuang kuman. Inilah yang menyebabkan hidung kita beringus. Jika kita menangis, hidung kita juga beringus. Ini karena air mata kita mengalir turun ke hidung lewat sebuah saluran sempit. Mengapa Kita Harus Membuang Ingus ? Meskipun tidak pilek, kita kadang-kadang harus membuang ingus karena selalu ada lendir pekat di saluran hidung. Lendir ini mmbersihkan debu dan kuman dari udara yang kita hirup sewaktu bernapas. Dengan membuang ingus, lendir dan debu itu terbuang.   Sumber : Buku “Widya Wiyata Pertama (WWP)”, Penerbit : PT Tigaraksa....

Read More

Posted by on Mar 13, 2013 in Jelajah Buku, Tigaraksa | 0 comments

Apakah Air Mata Hanya Keluar Waktu Kita Menangis ?

Apakah Air Mata Hanya Keluar Waktu Kita Menangis ?

Jawaban untuk anak : Mata kita mengeluarkan air mata bila kita menangis, tetapi sebenarnya mata selalu berair meski tidak menangis. Air mata ini membersihkan debu dan menjaga agar tetap lembab dan sehat. Air mata menjaga agar permukaan mata selalu basah untuk mencegah kekeringan yang dapat menyebabkan kebutaan.   Untuk orang tua : Kelopak mata selalu berkedip sehingga air mata membasahi permukaan mata yang kuat, yang disebut kornea. Air mata berasal dari kelenjar air mata di bawah kelopak atas. Garam dan zat lain dalam air mata berfungsi sebagai pembasmi kuman dan membersihkan kotoran serta debu. Sesudah membasahi mata, air mata mengalir ke saluran air mata menuju hidung.   Temukan penjelasan lengkapnya melalui buku “Widya Wiyata Pertama” terbitan dari PT...

Read More

Posted by on Mar 12, 2013 in Jelajah Buku, Tigaraksa | 0 comments

Mengapa Pria Tua Menjadi Botak ?

Mengapa Pria Tua Menjadi Botak ?

Bila Kita masih muda, rambut baru akan menggantikan yang lama apabila ada yang rontok. Tetapi, sewaktu orang bertambah usia, suatu hormon kimia dalam tubuh menyebabkan akar rambut menjadi lemah. Rambut yang rontok tidak tergantikan. Akibatnya, beberapa orang menjadi botak. Lalu, mengapa wanita biasanya tidak botak ? Banyak wanita rambutnya menipis ketika umurnya bertambah. Namun biasanya wanita tidak menjadi botak sebab mereka tidak memiliki hormon yang menyebabkan kebotakan pada pria. Apakah semua pria akan menjadi botak ? Kebotakan biasanya bersifat turunan. Anak lelaki yang ayah dan kakeknya tidak botak sangat mungkin kelak tidak akan menjadi botak.   Waaahh … seru sekali ya aneka pertanyaan-pertanyaan buah hati kita. Kadang kita dibuat kebingungan dalam menjawabnya. Tapi tidak usah khawatir Ayah/Bunda, ada si “Walter”  yang senang bercerita dan bernyanyi, beserta buku “Widya Wiyata Pertama (WWP)” dari penerbit Tigaraksa yang akan membantu Ayah/Bunda untuk menjawab dan memberi penjelasan jutaan pertanyaan mereka .. 🙂 Untuk mengetahui lebih detail tentang buku ini, silakan klik gambar berikut :...

Read More