Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on May 24, 2013 in Artikel | 1 comment

Anak Sebagai Amanah

Anak Sebagai Amanah

Milik Allah segala yang ada di langit dan di bumi, termasuk anak-anak. Anak itu adalah amanah. Allah yang menentukan umurnya. Bagaimanapun kita ingin anak panjang umur, kita tidak berdaya kalau Allah mengambilnya. Anak sebagai lahan tafakur. Alangkah bahagianya apabila Allah mengaruniakan hati yang bening. Alangkah beruntungnya orang yang berhati bersih, seperti gelas bening yang di dalamnya ada cahaya. Selain bisa menerangi seisi gelas, juga bisa menerangi sekitarnya. Demikian pula untuk mendapatkan ilmu, rahasianya adalah bersihkan hati kita. Begitu pula orang tua yang berhati bersih, setiap kejadian apapun senantiasa menjadi ilmu yang merupakan cahaya bagi dirinya dan sekitarnya. Ilmu tidak datang dari orang yang lebih tua saja, tetapi juga bisa datang dari anak-anak kecil. Betapa banyak yang bisa kita tafakuri dari perilaku anak-anak. Mereka jangan hanya dijadikan objek untuk mengekspresikan harapan kita kepada mereka, tetapi perilaku mereka pun harus harus menjadi pelajaran bagi kita. Banyak yang bisa kita renungkan dari sikap anak kecil itu, baik sisi positif maupun negatifnya.   Sumber : Syamil Al-Quran “The...

Read More

Posted by on May 21, 2013 in Artikel | 0 comments

Menonton tv/komputer atau bermain games/ps menurunkan fungsi retina mata anak kita

Menonton tv/komputer atau bermain games/ps menurunkan fungsi retina mata anak kita

Di jaman modern ini, banyak anak dibesarkan dengan orang tua pengganti (baby sitter) yang kerap kali mempunyai kedekatan lebih dibandingkan dengan orang tua kandungnya. Pergeseran budaya ini juga membuat baby sitter cenderung menyesuaikan segala keinginan anak agar pekerjaanya dapat dipertahankan dalam waktu lama. Maka bukanlah suatu hal yang mengherankan manakala, bila demi mengurangi kerepotan sang baby sitter, banyak anak-anak sekarang ini lebih dibiarkan bermain Play Station, Nintendo Wii, PSP, X-Box, dan menonton TV dibanding bermain bersama teman sebayanya dalam permainan yang mengasah kemampuan psikomotor, seperti naik sepeda, sepak bola, basket, renang atau pun permainan yang banyak dilakukan di luar ruang seperti hide and seek, dan lain sebagainya. Tentu artikel ini bukan hendak menghakimi Anda sebagai (calon) orang tua, maupun baby sitter (pembantu rumah tangga) Anda. Namun gaya hidup yang cenderung jarang bergerak ini telah membuka celah bagi masuknya penyakit-penyakit yang dahulu hanya dikenal pada orang dewasa tetapi kini juga kepada anak-anak. Sebut saja obesitas, penyakit kencing manis, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Jangan kaget bila anak-anak yang tumbuh dengan...

Read More

Posted by on May 17, 2013 in Artikel | 0 comments

Andai Rasulullah mengetuk pintu rumahku …

Andai Rasulullah mengetuk pintu rumahku …

Terbayang olehku sorot mata yang tajam dan teduh bisa meluluhkan hati yang keras dan dapat menenangkan hati yang gusar. Ingin kusentuh dan kucium tangannya yang lembut bagaikan sutera. Dapat kucium harum tubuhnya yang lekat. Dapat kulihat tubuh tegap dan gagah yang Allah ciptakan dengan rupa terbaik. Ingin aku berkata apa adanya : “Ya Rasulullah do’akan aku agar dapat terangkat segala kesulitan hidupku, semoga Allah melapangkan rizkiku, doakan aku ya Rasullullah agar baik urusanku di dunia dan akhirat dan jadikan aku kelak mendampingimu di syurga, hidup abadi bersamamu.” Namun … Belum sempat aku membuka pintu rumahku, tiba-tiba aku teringat di ruang tamuku ada televise lengkap dengan DVD Playernya, sebuah benda yang mungkin akan menjadi pertanyaan nabiku terkasih. Benda apa ini ? Apa yang engkau saksikan di dalamnya ? Oh… aku pasti malu, karena aku dan keluargaku sering menghabiskan waktu di depan televisi hingga lalai shalatku. Aku mulai melihat sekelilingku, ternyata buku-buku bacaanku lebih banyak berisi buku-buku umum yang kumiliki. Bahkan Al Quran yang ada nyaris hanya sebagai pajangan belaka karena...

Read More

Posted by on Mar 17, 2013 in Artikel | 0 comments

Bantu Si Kecil Gemar Membaca

Bantu Si Kecil Gemar Membaca

Kegemaran anak pada buku itu berawal dari kebiasaan. Jika mereka sudah suka memegang buku dan mencerna isinya, itu adalah tanda membaca adalah kegiatan mengasyikan bagi mereka, hingga akhirnya mereka ketagihan dan membutuhkan bacaan. Atas dasar itu, membangun kebiasaan membaca seharusnya dimulai sejak sedini mungkin. Maklumlah, namanya kebiasaan, kalau anak sudah lebih besar biasanya makin sulit menularkan kebiasaan membaca. Langkah awal tentunya dari kita sendiri sebagai orangtua. Kita tidak mungkin hanya sekadar memberi instruksi agar anak rajin membaca, sedangkan kita ogah-ogahan memegang buku. Manfaatkan perilaku anak yang suka meniru. Mereka akan meniru orang sekelilingnya yang suka membaca buku. Berikutnya, ciptakanlah atmosfir yang menggemari buku. Mulailah dari rumah, misalnya dengan membuat rasa nyaman bagi mereka untuk membaca. Bila suasana sudah mendukung, cobalah berinteraksi dengan si kecil lewat bahan bacaan. Tunjukkan berbagai buku bergambar menarik yang mampu membuat si kecil penasaran. Jelaskan juga sampul bukunya untuk mengajak anak ikutan menebak apa isi buku tersebut berdasarkan sampulnya saja.   Sumber :...

Read More

Posted by on Mar 6, 2013 in Artikel | 0 comments

Anak-anak kita yang masih lucu-lucu, perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan memberi bacaan bergizi

Anak-anak kita yang masih lucu-lucu, perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan memberi bacaan bergizi

oleh Mohammad Fauzil Adhim Aku Bisa Pakai Kaos Kaki Sendiri. Begitu judul salah satu buku kesukaan anak saya -yangsekarang sudah tidak berbentuk lagi. Buku itu saya beli sewaktu jalan-jalan dengan anak sayayang ketiga, Muhammad Hibatillah Hasanin. Di rumah, kami memang biasa menjadikan tokobuku sebagai tempat jalan-jalan, tujuan rekreasi, dan sekaligus sebagai hadiah terindah bagi anak-anak. Meskipun kadang saya harus belajar menahan diri untuk tidak membeli setiap bukuyang menarik, tetapi toko buku tetap menjadi tempat rekreasi terindah. Kalau ada buku bagus seperti itu, biasanya mereka minta ibunya membacakan. Kadang lampu sudah dimatikan pun mereka masih bersemangat minta dibacakan buku. Sekarang yang lagi semangat-semangatnya membaca adalah Muhammad Nashiruddin An-Nadwi, anak keempat kami yang usianya dua tahun satu bulan. Kadang-kadang bi?ngung juga menghadapinya. Mata sudah mengantuk, lampu sudah dimatikan, tetapi Owi -begitu kami biasa memanggil-masih saja minta dibacakan buku. Apalagi kalau kakaknya turut serta minta dibacakan. Untunglah si sulung, Fathimah, sudah bisa mengajari adik-adiknya sekarang. Sering kalau ada buku bagus, Fathimah yang membacakan buku untuk adik-adiknya. Atau kadang Fathimah membaca bukuuntuk dirinya sendiri, kemudian adiknya datang ikut nimbrung mendengarkan. Alhamdulillah, Fathimah sudah lancar membaca semenjak ia masih belajar di Ta?man Kanak-kanak. Tepatnya di TKIT Salman Al-Farisi Warungboto, Yogyakarta. Sekarang usianya tepat enam tahun, duduk...

Read More

Posted by on Mar 1, 2013 in Artikel | 0 comments

Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi

Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi

Di usia 6 bulan, pada umumnya bayi sudah bisa menikmati  gambar-gambar menarik aneka warna. Inilah saat tepat untuk mulai memperkenalkannya pada buku. MenurutJim Trelease, pengarang buku Read Aloud Handbook, orang tua sudah bisa mulai membacakan buku sejak bayi lahir. Selain memperkuat ikatan ibu-anak, rutin membacakan buku pada bayi, memiliki banyak manfaat: Memperkaya perbendaharaan kata. Meningkatkan kemampuan bicara. Merangsang memori dan daya imajinasi. Mengenalkan konsep angka, huruf, warna dan bentuk dengan cara menyenangkan. Memberi bayi informasi mengenai lingkungan sekitar. Ketika membacakan: Peluk bayi Anda sehingga dia merasa aman dan nyaman. Ekspresif saat membacakannya. Tampilkan wajah dan suara riang bila ceritanya bahagia. Tirukan suara hewan sesuai berbeda untuk masing-masing karakter. Tak perlu kaku mengikuti teks buku. Anda bisa menambahkan ceritanya atau justru bertanya pada anak. Meski bayi belum bisa menjawab, apa yang Anda lakukan melatih anak untuk berani mengungkapkan pikirannya. Jangan hanya duduk dan terus mambaca. Cobalah bernaynyi, mengayu-ayun atau aktivitas lain yang dapat menunjukkan bahwa membaca itu tidak membosankan. Jangan takut bayi bosan karena Anda membaca cerita yang sama terus-menerus. Bayi justru...

Read More