Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Mar 6, 2013 in Pelangi Mizan, Testimoni | 0 comments

Fakhri dan Halo Balita

Fakhri dan Halo Balita

Begitu paket Halo Balita nya datang, fakhri (saat itu baru berusia setaon) sibuk membuka paketnya dan gak boleh orang lain megang. Kesan pertama ketika dibacakan buku “merapihkan mainan sendiri” fakhri mendengarkan dan memperhatikan gambar-gambar di buku. Hehehe dikirain fakhri cuma suka liat gambar dan warnanya aja. Nah beberapa hari setelah dibacakan buku, sepupu dan om kecilnya main ke rumah. Seperti biasa mereka main di kamar dan berantakan. Setelah mereka pulang saya dan fakhri merapihkan semua mainan yang ada di tempat tidur. Tapi saya tidak merapihkan tempat tidur yang satu lagi. Maksud saya nanti saya rapihkan setelah fakhri tidur karena sudah jam setangah 10 malam. Kemudian, saya menyuruh fakhri untuk tidur tapi saya bingung qo fakhri malah turun dari tempat tidur. Ternyata dia turun dan mengambil ujung sprei kasur yg blm smpt saya rapihkan. Dia merapihkan persis yang dilakukan oleh Sali di buku “merapihkan mainan sendiri”. Subhanallah saya takjub sendiri ternyata dia menerapkan apa yang di buku. Alhamdulillah fakhri (2th10bln) sibuk minta mandi sendiri, makan sendiri, pakai baju sendiri, Shalat dan...

Read More

Posted by on Mar 6, 2013 in Artikel | 0 comments

Anak-anak kita yang masih lucu-lucu, perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan memberi bacaan bergizi

Anak-anak kita yang masih lucu-lucu, perlu kita lindungi kesehatan pikiran dan mentalnya dengan memberi bacaan bergizi

oleh Mohammad Fauzil Adhim Aku Bisa Pakai Kaos Kaki Sendiri. Begitu judul salah satu buku kesukaan anak saya -yangsekarang sudah tidak berbentuk lagi. Buku itu saya beli sewaktu jalan-jalan dengan anak sayayang ketiga, Muhammad Hibatillah Hasanin. Di rumah, kami memang biasa menjadikan tokobuku sebagai tempat jalan-jalan, tujuan rekreasi, dan sekaligus sebagai hadiah terindah bagi anak-anak. Meskipun kadang saya harus belajar menahan diri untuk tidak membeli setiap bukuyang menarik, tetapi toko buku tetap menjadi tempat rekreasi terindah. Kalau ada buku bagus seperti itu, biasanya mereka minta ibunya membacakan. Kadang lampu sudah dimatikan pun mereka masih bersemangat minta dibacakan buku. Sekarang yang lagi semangat-semangatnya membaca adalah Muhammad Nashiruddin An-Nadwi, anak keempat kami yang usianya dua tahun satu bulan. Kadang-kadang bi?ngung juga menghadapinya. Mata sudah mengantuk, lampu sudah dimatikan, tetapi Owi -begitu kami biasa memanggil-masih saja minta dibacakan buku. Apalagi kalau kakaknya turut serta minta dibacakan. Untunglah si sulung, Fathimah, sudah bisa mengajari adik-adiknya sekarang. Sering kalau ada buku bagus, Fathimah yang membacakan buku untuk adik-adiknya. Atau kadang Fathimah membaca bukuuntuk dirinya sendiri, kemudian adiknya datang ikut nimbrung mendengarkan. Alhamdulillah, Fathimah sudah lancar membaca semenjak ia masih belajar di Ta?man Kanak-kanak. Tepatnya di TKIT Salman Al-Farisi Warungboto, Yogyakarta. Sekarang usianya tepat enam tahun, duduk...

Read More