Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Mar 1, 2013 in Artikel | 0 comments

Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi

Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi

Di usia 6 bulan, pada umumnya bayi sudah bisa menikmati  gambar-gambar menarik aneka warna. Inilah saat tepat untuk mulai memperkenalkannya pada buku. MenurutJim Trelease, pengarang buku Read Aloud Handbook, orang tua sudah bisa mulai membacakan buku sejak bayi lahir. Selain memperkuat ikatan ibu-anak, rutin membacakan buku pada bayi, memiliki banyak manfaat: Memperkaya perbendaharaan kata. Meningkatkan kemampuan bicara. Merangsang memori dan daya imajinasi. Mengenalkan konsep angka, huruf, warna dan bentuk dengan cara menyenangkan. Memberi bayi informasi mengenai lingkungan sekitar. Ketika membacakan: Peluk bayi Anda sehingga dia merasa aman dan nyaman. Ekspresif saat membacakannya. Tampilkan wajah dan suara riang bila ceritanya bahagia. Tirukan suara hewan sesuai berbeda untuk masing-masing karakter. Tak perlu kaku mengikuti teks buku. Anda bisa menambahkan ceritanya atau justru bertanya pada anak. Meski bayi belum bisa menjawab, apa yang Anda lakukan melatih anak untuk berani mengungkapkan pikirannya. Jangan hanya duduk dan terus mambaca. Cobalah bernaynyi, mengayu-ayun atau aktivitas lain yang dapat menunjukkan bahwa membaca itu tidak membosankan. Jangan takut bayi bosan karena Anda membaca cerita yang sama terus-menerus. Bayi justru...

Read More

Posted by on Mar 1, 2013 in Artikel | 0 comments

5 Langkah Agar Bayi Mengenal Buku

5 Langkah Agar Bayi Mengenal Buku

Apa saja langkah-langkah penting agar anak sejak dini dapat “bergaul” dengan buku?. Dalam tahap pengenalan bersama bayi Anda dapat memilih waktu dan kesempatan terbaik. Pilihlah waktu yang paling nyaman bagi Anda dan anak. Yaitu, ketika Anda sedang bersemangat dan segar, dan anak dalam keadaan tidak mengantuk, kenyang dan antusias. 1. Perlihatkan buku bayi dengan gambar dan warna-warni menarik biarkan ia memegang sendiri. Mulailah dari sampulnya. Lalu tunjukkan gambar-gambar serta tulisan. Bahaslah warna dan bentuk yang ada pada sampul. Setelah itu masuk ke bagian dalam, tunjukkan gambar-gambar dan bacakanlah dengan artikulasi yang jelas serta nada baca yang gembira dan bersemangat. 2. Membaca keras, jelas dan perlahan memberi kesempatan bagi bayi melatih indera pendengaran, kemampuan mengingat serta ketrampilannya memproduksi bunyi bahasa sendiri. Membacakan keras dan berbicara dengan perlahan dan jelas dikenal sebagai bahasa parenthese. Teknik berbicara yang lebih perlahan, jelas serta titian nada (pitch) yang tinggi, menurut para ahli, lebih mudah ditangkap dan diikuti oleh bayi. 3. Bicarakan dan bersenang-senanglah saat membaca bersama. Apabila Anda ingin anak mengenang dan mengingat pengalaman membaca...

Read More